LIFE INSURANCE & ARTI PENTINGNYA

Life Insurance di Indonesia saat ini berkembang sangat pesat, akan tetapi pada dasarnya memang kesadaran masyarakat Indonesia akan pentingnya asuransi masih sangat minim. Dari total 250juta penduduk Indonesia, mungkin yang sudah care dan memiliki insurance hanya sekitar 5%nya.
Sebenarnya, apakah insurance itu? seberapa pentingkah memiliki asuransi?

Robert I. Mehr mengemukakan pengertian asuransi, bahwa Asuransi merupakan suatu alat yang bertujuan mengurangi risiko dengan menggabungkan sejumlah unit - unit yang berisiko agar kerugian individu secara bersama - sama dapat diprediksi. Kerugian yang diprediksi itu kemudian dibagi dan didistribusikan secara adil dan merata di antara semua unit - unit dalam gabungan tersebut.

Sedangkan Life Insurance sendiri merupakan asuransi yang ditujukan khusus untuk melindungi kehidupan seseorang, jiwa seseorang. Tanpa adanya seseorang yang sehat, maka income tidak akan ada.



Tujuan Asuransi
Tujuan asuransi yang paling utama adalah Transfering Risk, karena pada dasarnya, jika kita memiliki Life Insurance, risiko yang seharusnya kita tanggung, dialihkan kepada perusahaan asuransi.
Dalam teori pengalihan risiko, tertanggung menyadari adanya ancaman terhadap semua nilai yang ada pada dirinya (baik harta kekayaan, keluarga, maupun jiwanya). Jika suatu hari bahaya tersebut menimpa harta kekayaan, keluarga atau jiwanya, maka dia akan menderita kerugian atau korban jiawa atau cacat raga akan mempengaruhi perjalanan hidup sesorang atau ahli warisnya. Tertanggung dalam hal ini sebagai pihak yang terancam bahaya merasa berat memikul beban risiko yang sewaktu - waktu dapat terjadi.

Untuk mengurangi atau menghilangkan beban risiko tersebut, maka pihak tertanggung akan berupaya mencari jalan agar ada pihak yang bersedia mengambil alih beban risiko terhadap ketidakpastian di masa depan. Dengan adanya kesepakatan antara tertanggung dan penanggung, maka sejak saat itu pula risiko beralih kepada penanggung.  

Sehingga, jika ada sesuatu yang terjadi dengan kehidupan seseorang, perusahaan Asuransi Jiwa sebagai penanggung akan memberikan manfaat dari pengalihan risiko sesuai dengan nilai yang disepakati




Komentar

Postingan Populer